Pahami 5 Perilaku Konsumen Selama Ramadhan

Posted by

Bulan Ramadhan sudah di depan mata, dan akan diikuti oleh kemeriahan Lebaran. Selain nuansa religius dan bersahaja, Ramadhan juga selalu diwarnai dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Apalagi saat makin dekat dengan lebaran, pasar, mall, hingga toko online pun makin ramai. Kondisi ini merupakan peluang emas bagi Anda untuk menggaet lebih banyak konsumen.

Namun, sebelum melakukan berbagai strategi promosi, Anda perlu kenali 5 perilaku konsumen selama Ramadhan. Apa saja? Mari simak ulasannya pada artikel berikut!

Lebih Lama Online

Diakui atau tidak, selama Ramadhan waktu luang yang ada lebih banyak. Hal ini karena adanya perubahan aktivitas selama puasa. Misalnya, saat jam istirahat makan siang. Biasanya banyak orang makan siang pada jam tersebut, namun karena berpuasa, jam tersebut menjadi waktu luang. Tak heran jika banyak orang yang mengisinya untuk berselancar di dunia digital. Waktu untuk online pun menjadi semakin lama.

Meningkatnya waktu “berselancar” ini merupakan peluang emas bagi Anda untuk mempromosikan produk Anda secara online. Maksimalkan informasi mengenai produk Anda pada jam-jam tersebut untuk mendapatkan lebih banyak perhatian. Anda juga bisa gunakan hal-hal yang berkaitan dengan ramadhan untuk berinteraksi dengan pelanggan.

Berburu Promo Ramadhan-Lebaran

Waktu luang yang semakin bertambah juga bisa Anda gunakan untuk melakukan promo. Berbagai pemain bisnis yang sudah besar juga berlomba-lomba membuat program promo Ramadhan dan Lebaran. Jadi, tidak heran jika banyak konsumen Ramadhan juga berlomba mencarinya. 

Anda tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini. Siapkan promosi yang jitu untuk menggaet pelanggan. Misalnya, selain membuat konten iklan hard news, Anda juga bisa berbagi iklan soft news dengan berbagi tips dan edukasi agar pelanggan Anda makin paham tentang produk dan layanan Anda. Dengan demikian, produk Anda tidak hanya menjadi sekedar produk, tapi juga menjadi solusi.

Baca juga : 4 Strategi Saat Ramadhan Untuk Bisnis Anda

Meningkatnya Minat Belanja Kuliner

konsumen ramadhan

Perilaku ini kerap kita jumpai pada konsumen Ramadhan, yakni sering kalap saat berbelanja makanan. Dengan dalih ingin memberikan apresiasi diri karena sudah seharian berpuasa, orang-orang pun kalap belanja makanan maupun minuman berbuka puasa. Kondisi ini didukung dengan banyaknya bazar dadakan selama bulan Ramadhan. 

Untuk Anda yang berbisnis online juga dapat memanfaatkan momentum ini. Berjualan makanan jadi pun bisa kita lakukan meski tanpa lapak fisik. Anda tinggal menawarkan dagangan via grup maupun media sosial ataupun grup WA. Saat orderan masuk Anda buat atau packing kemudian antar. Menarik bukan?

Semangat berbagi meningkat

konsumen ramadhan

Selain ajaran kitab suci, berbagi saat Ramadhan juga sudah menjadi tradisi. Konsumen Ramadhan tidak hanya membeli barang untuk diri mereka sendiri, tapi juga untuk dikirim sebagai parcel atau hampers. Tidak heran jika barang-barang yang biasa orang orang jadikan isi parcel penjualannya meningkat dengan drastis. Mulai dari barang pecah belah, kue lebaran, hingga buah-buahan. 

Selain bisnis parcel dan hampers yang panen untung, bisnis katering juga tak kalah ramai. Banyak donatur yang memesan makanan dalam jumlah banyak untuk dibagikan kepada para jamaah di masjid maupun untuk anak-anak di panti asuhan.

Lebih Akrab dengan keluarga

konsumen ramadhan

Kehangatan keluarga juga makin meningkat saat Ramadhan. Keluarga yang biasanya sulit menemukan waktu untuk makan bersama, saat bulan puasa jadi banyak momen bersama. Sahur bersama, buka bersama, hingga beribadah bersama. Hubungan antar keluarga pun makin dekat. 

Karena intensitas konsumen Ramadhan berkumpul bersama keluarga makin sering, maka produk dan layanan untuk memfasilitasi kegiatan keluarga pun mengalami peningkatan. Untuk makanan, biasanya ramai produk family pack yang cocok dinikmati banyak orang. Camilan dan minuman ringan juga cocok untuk menemati kebersamaan. 

Itulah berbagai perilaku konsumen Ramadhan. Perilaku tersebut hendaknya kita pelajari sebagai dasar untuk menetapkan strategi bisnis. Misalnya, banyak orang yang sering online dan sering berkumpul bersama keluarga. Maka, jika Anda berbisnis kuliner menyediakan camilan dengan ukuran family pack adalah pilihan menarik. Tambah stok cemilan family pack di toko Anda dan rasakan keuntungannya.