Mobile Payment: Pengertian dan Tren di Indonesia

Posted by

Saat ini, sistem pembayaran ikut mengalami transformasi ke bentuk digital. Semua pembayaran dapat dilakukan hanya dengan melalui smartphone saja, seperti hanya dengan memindai (scan) QR Code. Penggunanya cukup memasukkan password dan melakukan konfirmasi pembayaran. Kemudahan bertransaksi menggunakan smartphone membuat semua orang dapat membeli barang atau jasa yang dibutuhkan dengan cepat.

Kali ini, mari kita bahas secara lengkap tentang pengertian mobile payment dan tren mobile payment di Indonesia.

Apa itu Mobile Payment?

Mobile payment adalah sarana pembayaran nontunai dengan menggunakan perangkat elektronik (smartphone) yang menggunakan berbagai media teknologi nirkabel. Rata-rata mobile payment memanfaatkan tiga platform untuk pembayaran, yaitu QR Code, NFC (Near-Field Communication), dan kode OTP (One-Time Password).

Sebelum melakukan pembayaran digital dengan menggunakan smartphone, setiap penggunanya harus memiliki sistem pembayaran di smartphone terlebih dahulu. Beberapa sistem pembayaran yang mendukung hal ini adalah dengan menggunakan E-Wallet atau mobile banking. Beberapa e-wallet di Indonesia yang saat ini banyak digunakan seperti GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, dll.

Perbankan Menghadapi Serbuan FinTech

mobile payment

Riset Morgan Stanley yang dipublikasikan Februari 2019 menunjukkan besarnya jumlah pengguna dan transaksi pembayaran digital di Indonesia. Hasil survei terhadap 1.582 responden, menyatakan sebesar 90% responden mengaku sebagai pengguna dompet digital milik perusahaan FinTech. Pengguna dompet digital milik bank (65%), provider telekomunikasi (39%), dan layanan digital milik e-commerce (35%).

Dengan masifnya perkembangan Fintech di Indonesia ini mampu mendisrupsi layanan perbankan yang ada di Indonesia. Namun, rata-rata perbankan nasional menyatakan tidak menganggap Fintech sebagai pesaing. Kendati demikian, perbankan di Indonesia sudah menyiapkan strategi khusus dalam menghadapi masifnya perkembangan Fintech di Indonesia. Mereka malah akan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Fintech tersebut untuk memperluas bisnisnya serta menjangkau lebih banyak nasabah, karena kolaborasi perbankan dengan perusahaan Fintech justru akan memperluas ekosistem pembayaran digital di Indonesia.

Dalam menghadapi digitalisasi, perbankan dituntut untuk dapat terus meningkatkan layanan, melakukan perbaikan, serta membuat inovasi-inovasi baru dalam layanan digital. Salah satunya dengan mengembangkan platform mobile banking menjadi lebih mudah digunakan (user friendly). Dan juga mengembangkan beragam fitur seperti transfer antarbank, online transfer antar bank, pembayaran tagihan hingga isi ulang (top up) e-Money bisa hanya dengan menggunakan ponsel, serta beragam fitur lainnya yang mampu memudahkan penggunanya.

QR Code Jadi Primadona Tren Mobile Payment

pembayaran QRIS

Salah satu transaksi digital yang mengalami pertumbuhan adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Bank Indonesia (BI) menyebut transaksi QRIS tumbuh hingga 163%. Sementara itu, jumlah merchant yang menggunakan QRIS pun juga semakin bertambah, yakni sejumlah 11,7 juta. Menurut data tersebut, sementara ini, merchant di Pulau Jawa masih mendominasi pasar QRIS sebesar 68,26%. 

Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Dynamic QRIS?

Dengan QRIS, pengguna hanya perlu memindai (scan) kode pada masing-masing merchant melalui smartphone ketika bertransaksi. QRIS merupakan QR Standar yang bisa digunakan untuk berbagai pembayaran di Indonesia. Kode yang dikembangkan oleh pihak BI dan Asosiasi Pembayaran Indonesia ini mampu memudahkan setiap konsumen yang ingin melakukan pembayaran dengan aplikasi mobile. Karena, QR Code mampu menerima berbagai pembayaran secara elektronik.

Kehadiran QRIS yang diiniasi oleh BI, serta kehadiran inovasi aplikasi perbankan merupakan bukti bahwa kegiatan perbankan atau banking kini semakin menyesuaikan diri dengan tren mobile payment di Indonesia. Sebagai pebisnis online, tentu kondisi ini dapat menguntungkan Anda. Makin banyak bank yang dioperasikan dengan mobile payment, makin nyaman pula pelanggan dalam melakukan transaksi.

Agar toko online Anda dapat menerima berbagai jenis platform pembayaran, mulai dari FinTech sampai bank, baik dengan mobile payment ataupun transfer biasa, Anda dapat menggunakan Durianpay. Platform payment aggregator ini menawarkan solusi satu atap untuk sistem pembayaran bisnis Anda. Anda bisa mendapatkan semua layanan pembayaran hanya dengan satu integrasi saja untuk semua fitur checkout hanya dengan menggunakan Durianpay.