pexels-mikael-blomkvist-6476372

Berbisnis dengan Strategi Affiliate Marketing

Posted by

Era digital mendorong semua kalangan untuk melakukan banyak hal secara online. Salah satu hal yang banyak pergeseran ke arah digital adalah pemasaran suatu produk. Sebelum era digital berkembang pesat seperti saat ini, memasarkan produk umumnya dilakukan melalui media audio visual, elektronik, cetak maupun media luar ruang. Akan tetapi, saat ini media pemasaran banyak mengarah ke digital seperti e-commerce, media sosial atau affiliate marketing.

Baca Juga : Ini Dia! 6 Jenis Media untuk Mempromosikan Bisnis Anda secara Online

Pemasaran digital sangat beragam jenisnya, salah satu pemasaran digital yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial yang Anda miliki. Banyak yang menganggap langkah ini perlu mengingat tingginya kebiasaan belanja masyarakat saat ini yang berbelanja secara online. Selain itu, promosi digital juga lebih efektif dan hemat biaya. 

Karena efektif & hemat biaya, maka pemasaran digital cocok untuk Usaha Mikro, Kecil, & Menengah (UMKM). UMKM perlu mempromosikan produknya secara luas agar makin dikenal, meski modalnya minim. Jadi, pemasaran digital bisa menjadi media bagi UMKM agar bisa naik kelas dengan lebih mudah.

Pemasaran Berbasis Komisi 

Pada platform e-commerce, misalnya, Anda bisa memanfaatkan banyak tools untuk mempromosikan produk Anda dengan mudah. Salah satu pilihan promosi yang bisa Anda gunakan adalah affiliate marketing. Pada program affiliate marketing, umumnya pihak e-commerce bekerjasama dengan banyak influencer yang memiliki saluran promosi seperti blog, YouTube, Instagram, TikTok dan saluran promosi lainnya. Para influencer akan mempromosikan produk UMKM melalui tautan khusus afiliasi. Pada program pemasaran ini, influencer akan mendapatkan komisi sesuai dengan kesepakatan. Besarnya komisi tersebut bisa berdasarkan Biaya Per klik (Cost Per Click), Biaya Per prospek (Cost Per Lead), ataupun Biaya Per penjualan (Cost Per Sales). 

Saat ini, bentuk affiliate marketing banyak banyak macamnya. Mulai dari video unboxing, sponsor konten, tutorial penggunaan produk hingga berbagai konten kreatif yang berhubungan dengan produk. Lalu, berbagai bentuk promosi tersebut di-posting oleh para influencer melalui saluran yang mereka miliki dengan menyisipkan tautan afiliasi produk pada postingan tersebut. 

Pertanyaannya sekarang adalah, mampukah UMKM membayar jasa affilate marketing? Bukankah ini memerlukan biaya? 

affiliate marketing

UMKM Bisa

Ada banyak cara untuk menggunakan jasa affiliate marketing, dan tidak semuanya menguras kantong. Pertama, Anda bisa menggunakan jasa affiliate marketing melalui e-commerce langganan. Biasanya mereka punya program tertentu untuk UMKM dan pihak e-commerce yang membayar jasa afiliator. 

Kedua, Anda bisa mempekerjakan seorang influencer secara mandiri. Perlu Anda ketahui, bahwa tidak semua influencer itu mahal, karena influncer juga levelnya. Anda bisa memilih yang levelnya sesuai dengan budget. Asal cermat dalam memilih influencer, affiliate marketing yang Anda lakukan pun akan efektif. Misalnya, jika Anda punya produk kecantikan, tidak mungkin Anda memilih influencer yang profilnya laki-laki, gamers, dan macho. Profil perempuan cantik harus menjadi prioritas, agar produk Anda makin meyakinkan. 

Ketiga, buat program kampanye produk berkelanjutan dengan influencer. Anda perlu ingat, bahwa influencer punya banyak pengikut. Tentu sayang sekali jika influencer hanya sekali saja mengulas produk Anda. Jadi, membuat acara-acara kampanye produk secara berkelanjutan adalah pilihan tepat. Misalnya, membuat acara webinar, talkshow, hingga live Instagram. Dalam acara-acara tersebut, berikan tips & edukasi menarik tentang menjaga kecantikan. Di sela-sela penjelasannya, bisa diselipkan iklan produk Anda secara soft selling. Tentu pengikut influencer tersebut menyukai cara ini . Karena acaranya tidak serta merta promosi, tapi berbalut acara edukasi. 

Jangan lupa berikan program promosi khusus bagi pengikut influencer yang Anda hire. Gunakan link promosi agar jumlah orang yang membeli produk karena pengaruh dari influencer tersebut bisa di-track, untuk kemudian Anda hitung komisinya bagi influencer. 

affiliate marketing

Saatnya Naik Kelas

Meski dengan modal yang terbatas dan menyewa jasa affiliate marketing berbiaya rendah, UMKM pun bisa sukses menaikkan penjualan. Selama promosi yang Anda lakukan intens dan konsisten, penjualan pun bisa meroket. Pada titik ini, Anda bisa meng-upgrade level influencer yang Anda gunakan. Pelan tapi pasti, level UMKM Anda pun akan ikut naik kelas. Karena makin tinggi level influencer, makin tinggi pula kemampuan mereka mempengaruhi calon pembeli. Selamat mencoba!