Istilah Pembayaran yang Pebisnis Harus Tahu Sebelum Menggunakan Payment Gateway

Posted by

Indonesia adalah salah satu pasar e-commerce terbesar di dunia. Negara berpenduduk 270 juta ini telah berhasil meraup US$33 miliar pada tahun 2020 sendiri, Indonesia jauh di depan Rusia dan Australia dalam hal ukuran pasar E-commerce-nya. Dengan perkiraan pertumbuhan sebesar 17% dalam beberapa tahun ke depan, sangat tidak mengherankan jika pasar E-commerce Indonesia akan mengalami peningkatan yang stabil baik dalam jumlah penjual maupun pembeli dalam beberapa tahun kedepan.

Hal ini diikuti oleh munculnya gateway pembayaran di pasar Indonesia, yang semuanya bertujuan untuk membuat prosesnya menjadi mulus dan sesederhana mungkin. Tapi apa itu payment gateway? Payment gateway atau aggregator pembayaran adalah perusahaan yang bertindak sebagai pihak ketiga untuk membantu Anda memproses pembayaran di toko Anda. Namun masalahnya, beberapa istilah yang digunakan dalam layanan mereka mungkin terdengar asing bagi rata-rata pengguna yang merupakan sebagian besar penjual online di sektor E-commerce Indonesia. Jadi mari kita uraikan beberapa istilah untuk membantu Anda, seorang wirausahawan, untuk memahami apa artinya karena istilah-istilah ini seringkali menjadi sangat rumit dan membingungkan. Jadi mari kita coba uraikan.

  • Merchant: Seseorang atau sebuah perusahaan yang menjual sebuah produk maupun jasa.
  • Order: Pesanan berarti penjualan potensial. Ini akan berubah menjadi penjualan aktual setelah pembayaran berhasil.
  • Payment Method: Ini adalah pilihan pembayaran yang dapat Anda terima, misalnya virtual account, direct debit, kartu kredit, dompet digital dan gerai ritel. Gateway pembayaran yang baik akan membawa semua opsi ini ke garis depan untuk memberi pelanggan pilihan sebanyak mungkin sehingga membuat proses checkout menjadi sangat nyaman bagi mereka.
  • Merchant Dashboard: Ini adalah kontrol misi Anda sebagai penjual. Di sinilah Anda dapat memantau semua detail transaksi, penyelesaian, pengembalian uang, pelanggan, dan semua fitur lain yang menyertainya. Ini adalah salah satu aspek terpenting dari gateway pembayaran, dan semakin sederhana, semakin baik untuk Anda.
  • Authentication: Seperangkat cek yang dilakukan oleh bank untuk memvalidasi identitas orang yang melakukan pembayaran. Ini bisa apa saja mulai dari PIN, OTP, CVV, hingga biometrik. Ini untuk memastikan bahwa pembeli dan penjual dilindungi dari transaksi penipuan.
  • Authorization: Ini adalah permintaan untuk mengkonfirmasi keabsahan pemegang kartu, kemampuan mereka untuk membayar, adanya dana yang cukup, dll. Ini dikeluarkan oleh bank penerbit pelanggan.
  • Acquiring Bank: Ini adalah permintaan untuk mengkonfirmasi keabsahan pemegang kartu, kemampuan mereka untuk membayar, adanya dana yang cukup, dll. Ini dikeluarkan oleh bank penerbit pelanggan.
  • Issuing Bank: Ini adalah bank yang menerbitkan kartu kredit atau debit pelanggan Anda. Mereka dapat menyetujui atau menolak transaksi.
  • Nodal Account: Anda bisa menganggap ini sebagai titik tengah proses transaksi dimana dana dipegang oleh pihak ketiga (biasanya gateway pembayaran) khusus untuk melakukan pembayaran digital.
  • Merchant Account: Ini adalah akun sementara yang dibuat oleh gateway pembayaran untuk memungkinkan pembayaran mengalir dari akun nodal ke akun pedagang.
  • Capture: Setelah pembayaran diotorisasi, dana akan didebit dari akun pelanggan Anda ke akun nodal. Sebagai pedagang, Anda kemudian harus mengakui bahwa dana tersebut milik Anda. Proses ini disebut “menangkap”. Lewati langkah ini dan dana akan dikembalikan ke akun pelanggan Anda.
  • Settlement: Setelah pembayaran diambil, gateway pembayaran kemudian akan “settle” dengan Anda, pedagang, dengan mengkreditkan dana dari rekening nodal ke rekening bank Anda.
  • Refunds: Ini terjadi ketika pelanggan tidak puas dengan produk Anda. Mereka dapat memilih permintaan pengembalian dana, yang pada dasarnya berarti dana akan dikembalikan ke akun mereka.
  • Chargeback: Ini terjadi ketika pelanggan tidak mengetahui transaksi tersebut. Mereka kemudian dapat menyengketakan transaksi jika terjadi transaksi yang gagal, tidak berhasil, atau penipuan. Bank penerbit kemudian akan menempatkan keluhan ini di bawah bagian “tagihan balik”. Jika pedagang gagal membuktikan keabsahan transaksi dalam jangka waktu tertentu, maka pedagang harus mengembalikan uang pelanggan untuk transaksi tersebut.
  • Bank Charges: Beberapa bank akan membebankan sejumlah kecil uang untuk menawarkan layanan pembayaran kartu.
  • Processing Charges: Ini adalah biaya tambahan dari gateway pembayaran untuk memproses transaksi Anda. Biaya ini hanya dibuat untuk transaksi yang berhasil.
  • API: Singkatan dari Application Programming Interface, API gateway pembayaran dapat digunakan untuk menghubungkan proses digital yang Anda miliki ke layanan gateway pembayaran.
  • Dynamic 3d secure: Langkah ekstra untuk meningkatkan keamanan transaksi dan bentuk tambahan dari penipuan, langkah ini biasanya melibatkan pengalihan pelanggan ke halaman yang telah disediakan oleh bank mereka dimana mereka dapat memasukkan kata sandi atau token keamanan tambahan untuk memferivikasi pembayaran mereka.
  • Fraud prevention system: Langkah lain dalam memberikan keamanan ekstra bagi kedua belah pihak, sebagian besar gateway pembayaran memiliki seperangkat sistem pencegahan penipuan. Baik melalui 3d secure atau melalui CVV, gateway pembayaran memperhatikan keamanan dengan sangat serius dan langkah ini tidak akan diabaikan oleh siapa pun.
  • High-risk business: Tergantung pada jenis produk atau layanan yang Anda berikan, Anda mungkin dikategorikan sebagai bisnis berisiko tinggi. Ini berarti bahwa bisnis Anda rentan terhadap tingkat penipuan yang lebih tinggi daripada sesuatu seperti toko pakaian. Jika bisnis Anda termasuk dalam kategori ini, maka Anda mungkin ingin melihat beberapa gateway pembayaran yang mendukung bisnis berisiko tinggi dan memiliki langkah-langkah keamanan yang tepat.
  • Know your customer (KYC): KYC adalah serangkaian prosedur yang bertujuan untuk mencegah bisnis Anda terlibat dalam transaksi berisiko karena hal ini dapat merusak keuangan atau reputasi bisnis Anda.

Dengan informasi di atas, sekarang Anda dapat lebih memahami dan memilih gateway pembayaran yang tepat untuk bisnis Anda. Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa dengan payment gateway, semakin sederhana user interface-nya, akan semakin mudah juga penggunaannya. Anda mungkin juga ingin memilih gateway pembayaran yang menawarkan lebih banyak fungsi dan fitur untuk membuat Anda lebih mudah mengembangkan bisnis.

Untuk itu, Anda bisa menggunakan Durianpay. Dengan Durianpay, Anda dapat menerima, dan mengembalikan uang pelanggan Anda secara real-time tanpa kerumitan. Ini adalah solusi satu atap untuk semua kebutuhan pembayaran Anda di mana Anda dapat mengelola promosi, pengembalian dana, membuat tautan pembayaran, menyesuaikan halaman checkout Anda, serta melihat analitik bisnis Anda. Hal ini menjadikannya pilihan terbaik untuk Anda dan bisnis Anda. Durianpay menghemat waktu, energi, dan usaha Anda, artinya Anda dapat mengalokasikan hal-hal itu kembali ke bisnis Anda. Kunjungi situs Durianpay untuk mempelajari lebih lanjut!